Fungsi Oli Transmisi Mobil Manual

Fungsi Oli Transmisi Mobil Manual – Agar tidak menimbulkan masalah saat berkendara, perhatikan kembali efisiensi dan waktu yang Anda miliki untuk mengganti oli transmisi manual pada mobil Anda.

Oli transmisi manual merupakan komponen penting yang sangat efektif pada mesin dan kenyamanan berkendara. Namun apa sebenarnya kegunaan oli transmisi dan apa saja tanda-tanda oli perlu diganti agar mobil dapat berfungsi dengan baik dan awet dalam waktu yang lama? Berikut adalah beberapa penjelasan untuk dipertimbangkan.

Fungsi Oli Transmisi Mobil Manual

Mobil manual biasanya menggunakan tiga pedal untuk pengendaranya dengan kaki kanan untuk menginjak pedal rem dan gas sedangkan kaki kiri digunakan untuk menekan pedal kopling. Nah, oli pada transmisi manual merupakan komponen penting untuk memastikan perpindahan gigi agar tidak terasa berat saat perlu menekan kopling.

Hindari Masalah Sistem Perpindahan Gigi, Oli Transmisi Mobil Manual Harus Rutin Diganti

Pada umumnya oli transmisi manual berfungsi untuk melumasi sistem transmisi agar pergantian gear ratio tetap mulus. Hingga masalah oli menyebabkan kerusakan pada girboks dan berdampak besar pada mesin mobil. Lihat lagi cara kerja oli transmisi manual di bawah ini.

Saat mobil bertransmisi manual dikemudikan, tentunya transmisi berperan penting dalam memudahkan perjalanan. Perpindahan gigi yang terjadi pada transmisi tentunya menimbulkan banyak gesekan pada komponennya. Transmisi manual dan otomatis pasti menghasilkan panas akibat gesekan.

Dan sama seperti oli mesin, oli transmisi manual bertugas untuk menjaga suhu transmisi agar tidak terlalu cepat panas. Oli roda gigi yang sudah tua atau jelek akan kehilangan kemampuannya untuk mendinginkan rumah transmisi. Namun tentunya oli yang dibutuhkan di gearbox tidak sebanyak oli mesin.

Apa yang terjadi jika besi dan besi bergesekan satu sama lain? Tentunya selain mengeluarkan panas, hal ini juga menyebabkan keadaan besi lebih cepat aus. Oleh karena itu, oli pada girboks menjaga gesekan gir lebih lembut dan membuat perpindahan gigi lebih mulus.

Yuk Intip Ciri Ciri Oli Transmisi Mobil Harus Diganti

Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa oli transmisi manual berfungsi sebagai penghubung antara transmisi dan as roda mobil. Hingga muncul masalah ketika girboks tidak lagi mendapat oli, sehingga pergantian gir tidak bisa dilakukan secara tuntas. Ini berlaku untuk transmisi manual dan otomatis.

Berbeda dengan oli transmisi otomatis pada mobil matic yang perlu diganti setelah menempuh jarak 80.000 hingga 100.000 km, oli transmisi manual harus rutin diganti untuk menjaga kondisi transmisi tetap prima.

Namun masih banyak orang yang mengasosiasikan penggantian oli berdasarkan jarak tempuh. Hanya saja, ahli yang berbeda juga menyarankan untuk mengganti oli harus berdasarkan kondisi oli itu sendiri. Apalagi di masa pandemi dimana mobil sering di garasi dan jarang digunakan. Agar tidak mengendap, berikut beberapa tanda yang menandakan oli transmisi mobil perlu diganti.

Saat mobil pertama kali digunakan, perpindahan gigi terasa mulus dan perjalanan menjadi lebih praktis. Namun lama kelamaan menjadi lebih sulit untuk mengganti persneling, terasa cukup sulit dan sulit untuk mencapai persneling yang diinginkan.

Salah Isi Oli Transmisi Mobil? Ini Efek Buruknya

Pada mobil biasa, masalah ini sering terjadi karena oli girboks sudah aus atau tutup kopling sudah kosong. Namun Anda bisa mengecek sendiri masalah ini sesuai dengan kondisi oli gearbox.

Oli roda gigi biasanya berwarna coklat kemerahan dan tampak bening. Namun ketika warna oli menjadi lebih gelap dan berbau seperti gosong, ini pertanda penting untuk mengganti oli gearbox. Jika dibiarkan, dapat menyebabkan mobil meledak dan mengeluarkan asap putih.

Sama seperti oli mesin, Anda dapat membuka dipstick berwarna hijau atau merah dan mengelapnya untuk memeriksanya. Setelah itu, masukkan kembali batangnya dan tarik keluar lagi. Tongkat celup memiliki dua kode: H (panas) dan C (dingin). Pastikan level oli transmisi berada di antara kode-kode ini. Jika berkurang, itu pertanda penggantian oli gearbox.

Tanda lainnya adalah suara dengung yang berasal dari ruang mesin atau sistem transmisi. Jika Anda menghilangkan tanda tersebut, suara tersebut akan berangsur-angsur terdengar seperti mengenai benda yang tidak bergerak. Hal ini bisa terjadi karena sistem transmisi saling berbenturan karena pergerakannya terganggu.

Oli Transmisi Manual Dan Perbedaannya Dengan Oli Gardan

Salah satu cara termudah untuk mengetahui masalah transmisi adalah dengan menyalakan lampu check engine. Tanda ini memiliki arti yang berbeda dengan kerusakan komponen yang berbeda. Namun jika ketiga tanda di atas disertai dengan lampu check engine, inilah saat yang tepat untuk mengganti oli transmisi.

Berbagai macam oli roda gigi tersedia di bengkel dan e-commerce. Harganya berkisar antara 50.000 hingga 250.000 toman tergantung mereknya. Bagi Anda yang berbelanja oli transmisi manual di e-commerce, jangan lupa untuk selalu mengecek spesifikasi oli transmisi yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan Anda.

Sedangkan jumlah oli girboks manual yang dibutuhkan antara 1 liter hingga 2 liter untuk setiap pergantian. Berbeda dengan oli mesin yang membutuhkan 3 sampai 4 liter oli untuk sekali ganti. Penggantian bisa dilakukan di rumah tanpa harus ke bengkel.

Namun yang harus diperhatikan adalah saat mengganti oli transmisi manual, usahakan untuk mengecek kondisi seal. Pastikan segel dalam kondisi baik. Rusaknya seal berdampak pada oli transmisi bocor atau bocor. Hal ini sering disebut dengan oli transmisi bocor yang menyebabkan oli pada transmisi berkurang sehingga transmisi cepat panas.

Fungsi Persneling Mobil Matic Dan Tips Menggunakannya

Yang harus Anda lakukan adalah menguras oli transmisi lama dan memasang kembali segelnya. Kemudian tambahkan oli gearbox baru jika perlu.

Biasanya dilakukan saat mobil sudah mencapai 9000 km atau 10000 km, namun sebaiknya dilakukan saat pergantian gigi sudah berat atau volume oli girboks sudah berkurang.

Pria asal Minang ini menjadi salah satu pelopor eksistensi di Indonesia dan bergabung pada tahun 2017. Memiliki pengetahuan SEO yang mumpuni, Padli merupakan salah satu pakar SEO di . Mereka bertemu pada Oktober 2017, ketika Auto Portal mengkritik penggunaan oli pada mobil bertransmisi manual yang perlu diganti, serta yang menggunakan transmisi otomatis. Ternyata, inilah perbedaannya.

Selain masalah oli, terdapat perbedaan antara kedua jenis transmisi mobil tersebut. Penggunaan pedal yang paling terlihat pada mobil adalah transmisi otomatis yang hanya menggunakan 2 pedal dan transmisi manual yang menggunakan 3 pedal. Untuk menjaga performa yang baik, keduanya membutuhkan oli yang bertugas melumasi komponen transmisi pada mobil. Lalu apa perbedaan oli transmisi manual dan otomatis?

Ramai Minyak Goreng Campur Oli, Gimana Kalau Oli Girboks Matik Pakai Oli Mesin?

Jika membahas perbedaannya, dari segi performa keduanya sudah memiliki perbedaan. Jadi tugas oli pada mobil bertransmisi manual adalah melumasi komponen mesin agar dapat berjalan dengan lancar.

Sedangkan oli gearbox pada mobil matic tidak hanya berguna pada proses pelumasan saja. Namun, fungsi lainnya adalah sebagai konduktor untuk mekanisme perpindahan gigi.

Selain itu, dari segi kekentalan, girboks manual lebih tinggi dari oli matic yang cenderung cair dan memiliki warna cerah seperti hijau atau merah. Tujuan pemberian warna ini adalah untuk memudahkan identifikasi bila terjadi kebocoran. Karena ketika oli transmisi matic bocor, maka akan berdampak buruk pada mobil.

Diikuti dengan selisih antara oli transmisi manual mobil dan oli mesin. Dimana terdapat beberapa perbedaan seperti performa, tampilan, konten didalamnya serta waktu penggantian.

Jarang Ganti Oli Transmisi? Ini Dampak Terburuknya!

Fungsi utama oli mesin adalah sebagai pelumas yang berfungsi sebagai pelindung komponen mesin. Sehingga saat mobil bergerak akan ada komponen di dalam mesin yang saling bersentuhan.

Dengan oli, komponen ini tidak rusak. Sedangkan oli transmisi sendiri bertugas untuk mengganti gigi dengan lancar dan tanpa kendala.

Selain itu, oli girboks bertanggung jawab atas sambungan antara girboks dan poros mobil. Ketika gearbox tidak menerima oli, gearbox tidak dapat ditukar dengan gearbox manual atau otomatis.

Ada juga perbedaan dari segi tampilan, oli mesin mobil memiliki warna keemasan dan menjadi gelap saat digunakan. Bahkan jika digunakan dalam waktu lama tanpa penggantian, warnanya menjadi hitam.

Dec 2020 Perhatikan 6 Cairan Di Mobil Yang Vital Dan Perlu Penggantian Rutin Selain Oli Mesin Melakukan Perawatan Pada Mobil Memiliki Banyak Sekali Manfaat, Salah Satunya Adalah Untuk Membuat Kondisi Mobil

Selain itu, oli gearbox sendiri memiliki warna kemerahan dan berubah menjadi hitam dengan penggunaan jangka panjang. Selain itu, oli transmisi cenderung bekerja lebih mulus dengan penggunaan yang lama, jadi ini bisa menjadi pertanda sudah waktunya untuk mengganti oli.

Kemudian ada juga perbedaan untuk konten di dalamnya. Untuk oli motor dibuat dengan menggunakan minyak bumi atau oli mineral, namun sekarang ada juga yang menggunakan bahan sintetik. Tidak hanya itu, terbuat dari kombinasi sintetis dan mineral yang semi sintetis.

Sedangkan oli girboks bekas mengandung detergen dan aditif. Alasan adanya kandungan tambahan ini adalah agar komponen sistem transmisi dapat terjaga dan juga terhindar dari resiko keausan.

Dalam hal penggantian, perbedaan keduanya sangat besar. Dibandingkan dengan oli gearbox, oli mesin diganti lebih cepat. Hal ini dikarenakan oli mesin memiliki tugas untuk melumasi seluruh bagian mesin mobil. Oli roda gigi hanya berfungsi untuk melumasi sistem transmisi.

Oli Transmisi Manual Mobil Dan Fungsinya

Sedangkan untuk oli girboks, penggantian dilakukan setiap 30.000 km untuk mobil dengan girboks otomatis. Sedangkan pada transmisi manual, pergantian mobil dilakukan setelah menempuh jarak sekitar 30.000 hingga 40.000 km.

Seperti yang kita ketahui bersama, ada berbagai jenis merk oli yang dijual di pasaran. Sedangkan untuk oli transmisi manual yang baik sebaiknya membaca manual mobil untuk mengetahui spesifikasi yang dibutuhkan. Karena ada oli transmisi manual yang longgar, dan merek serta pabrikan lain memiliki oli buatan sendiri.

Oleh karena itu pada mobil yang menggunakan transmisi manual terkadang sulit untuk memasukkan gigi transmisi. Jika oli transmisi sudah lama tidak diganti, ini pertanda. Umumnya persneling terasa keras dan sangat sulit untuk mencapai persneling yang diinginkan.

Biasanya yang bisa terjadi adalah kampas kopling mulai aus atau oli transmisi sudah tidak sesuai lagi.

Mengisi Oli Terlalu Banyak Ternyata Berdampak Buruk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like